PUTRI DAN DINAR

ketika kalian tergolek

dan aku masih nulis pusi

kuingat senandung mendiang kakekmu

bahwa duka manusia

sememtara terlupa dalam tidur

namun begitu terjaga

air asam menggelitik liang luka

pedihnya orang papa

mimpi bunga tidur

mati bunga kehidupan

hanyalah hiburan sementara

dua lambang yang lewat

dalam duniamu

baiklah

sebelum tapak kakimu pecah

seperti aku

tinggallah lelap

tanpa mimpi

sememtara aku tetap terengah

sampai esok pagi

 

Kutipan buku BERKAS PUISI YANG HAMPIR HILANG

Sajak sajak SANDY TYAS

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: