Komunikasi Bisu

Kemajuan teknologi saat ini sangat luar biasa. Dalam waktu singkat perubahan muncul silih berganti.  Telepon genggam yang dulu  dimiliki oleh segelintir orang,sekarang menjadi lumrah  dipergunakan untuk mempermudah komunikasi oleh siapa saja.Khusus untuk telepon genggam semakin banyak ragam model  yang ada dipasaran  .Harga bervariasi dari yang termurah sampai  berharga jutaan rupiah. Fitur yang  disuguhkan setiap  model itu pun bermacam macam .Tinggal pilih. Anda dapat dengan mudah berselancar di dunia maya, berkomunikasi dengan bertatap muka, menikmati musik manapun yang anda suka dan lainnya  selain ber bicara  dimanapun anda butuhkan dan membuat pesan singkat.

Kemajuan ini pada satu sisi memberikan manfaat yang tidak sedikit. Tapi ada juga dampak negatif yang dihasilkan oleh sebab pemakain  .  Berkurangnya konsentrasi berkendaraan, sebagian ahli menyerukan  agar tidak mempergunakan telepon genggam  dalam waktu lama dan terlalu menempel pada telinga/kepala,karena akan mempengaruhi otak, dan lain lain.

Pada sisi kehidupan sosial, gejala itu sudah mulai terlihat. Dikeramaian  sering kita lihat begitu banyak orang yang dengan tekun melihat  pada layar  telepon genggam mereka. Duduk bersisian, berhadapan tanpa suara. Ruang yang ramai manusia tapi terasa lengang.

Dalam kehidupan keluarga hal ini juga terasa. Coba simak beberapa  kasus dibawah ini.

“Saya sedang menginap di rumah anak saya. Kebetulan ke dua cucu saya sedang libur sekolah.Kami berencana pergi ke Bogor untuk rekreasi. Diperjalanan yang saya lihat adalah anak dan menantu saya asyik dengan telepon genggam mereka. Pembicaraan hanya sebuah obrolan singkat,karena mereka kembali sibuk dengan kegiatan mereka. Ke dua cucu saya lebih banyak diam sambil memandang ke luar jendela,atau sekalisekali saling menggoda.Sudah terbiasakah mereka? Saya tidak tahu apa yang sedang dilakukan oleh mereka,tapi saya merasa sudah terjadi kondisi  terbalik.Yang dekat menjadi jauh sementara yang jauh menjadi dekat.”

“Hari ini saya begitu rindu kepada suami saya. Sepertinya sudah lama sekali kami tidak berbincang -bincang dengan tenang dan santai.Saya menyiapkan dalam pikiran saya beberapa topik pembicaraan yang menyenangkan. Setelah makan makan malam, kami duduk diruaang keluarga. Apa yang terjadi? Semua yang saya  harapkan buyar. Dia segera merraih telepon genggamnya dan terlihat begitu asyik. Sekali-sekali kepalanya terangkat membalas panggilan saya,untuk kembali menunduk dan menjawab pertanyaan saya dengan singkat.Semua keinginan yang ada dihati saya menguap begitu saja”.

Ini hanyalah sedikit contoh kecil yang terjadi dilingkungan kita.Anda mungkin bisa mulai mengamati sendiri hal-hal yang terjadi disekitar anda.Tekhnologi hendaknya dimanfaatkan dengan benar dan pada tempatnya.Kita tidak semestinya dikuasai oleh tekhnologi.Komunikasi bisu , itulah yang terjadi tanpa kita sadari. Dan hendaknya tidak terjadi pada anda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: