SENJA di SEPOTONG HATI YANG USANG

Senja ini…

Kau hadir dihadapanku.

Menatapku dengan matamu yang mengundang.

Kali ini dengarkan aku;

Aku yang tak pernah berkata,

Menyaksikanmu melintas tiada henti.

Dengarkan…

Aku hadir dihati yang kau ingini,

Setelah kau pergi!

Seperti yang terjadi,

Jiwa yang mengerti… mengamati dan memilih.

Layak kau sadari, Kau pengisi hati yang lain.

Takdir…!

Selebihnya pengingkaran  dan ilusi…

 

Depresi

Sudah  lebih sebulan,Ami merasa tidak nyaman. Perasaan sedih terus menerus,tidak bersemangat, putus asa,dan emosi yang kacau balau.Sedikit masalah sudah dapat membuatnya menjadi marah dan berteriak atau menangis.  tidak ada nafsu makan ,tidak berminat pada kegiatan sehari hari.Ami sendiri tidak mengerti apa yang terjadi pada dirinya,tapi terasa bahwa hal tersebut membuat dirinya sungguh sungguh tertekan.

Kondisi diatas sudah dapat kita katakan sebagai depresi.Depresi dapat disebabkan oleh faktor fisik atau psikologis. Pada penderita hipoglikemia juga muncul perasaan gelisah,pusing,mudah tersinggung karena pengaruh rendahnya kadar gula di dalam tubuh penderita. Tapi bila anda dapat menemukan sesuatu dalam hidup anda yang anda yakini sebagai penyebab depresi, maka anda mungkin mempunyai kasus depresi psikologis.  Anda membutuhkan bantuan orang lain untuk mengatasi masalah anda.Baik penyebabnya faktor fisik maupun psikologis.

Menurut  teori psikologis modern (Dr Paul Hauck) ada tiga hal penyebab depresi.

1.Penyalahan diri.

2.Kasihan diri.

3.Kasihan pihak lain.

Penyalahan diri , bila anda terus menerus mengkritik diri,membenci diri, berpikir bahwa anda adalah makhluk hidup yang paling buruk,anda pasti menjadi depresi. Tidak jadi soal kesalahan apa pun yang anda timpakan kepada diri anda ,selama anda menganggapnya sebagai kesalahan anda maka anda akan depresif.

Kasihan diri , adalah merasa kasihan pada diri sendiri. Merasa diri anda tidak diperlakukan dengan adil. Kenyataan ini dapat merupakan kejutan ,sebaiknya anda belajar bahwa memaksa orang lain memperlakukan diri anda secara adil,bahwa kebaikan harus dibalas dengan kebaikan ,bahwa orang lain harus bersikap sesuai dengan keinginan anda adalah neurotis. Kita akan terkungkung kecendrungan menjadi depresif.

Kasihan pihak lain, hal yang tidak anda sadari menyebabkan anda merasa depresif.Persaan merana melihat keadaan  dan penderitaan orang lain yang berada di lingkungan anda .SEbagai contoh ketika salah seorang anggota keluarga anda menghadapi masalah yang berat dan dia terlihat begitu menderita,atau mengalami kecelakaan buruk  ,maka anda akan masuk  kedalam kondisi depresif  bila anda terus menerus  mengasihani mereka.

Menyalahkan,membenci diri sendiri adalah keliru. Mengasihani diri sendiri pun hanya akan menciptakan musuh yang paling buruk, mengasihani pihak lain  meremehkan kepercayaan diri mereka.

Ketiga hal tersebut  menjadi penyebab orang depresi secara emosional.Kondisi depresi yang timbul mulai dari ringan,sedang dan berat.Pengobatan awal dititik beratka pada mencari permasalahan emosi yang menjadi penyebab. Diharapkan dengan terapi psikologi kondisi depresi dapat dihilangkan.Keadaan yang  tidak  cukup dengan perlakuan tersebut biasanya akan dikombinasikan dengan pemberian obat-obatan tertentu  yang diberikan  dokter ahli jiwa.

Bagi anda yang mungkin merasa mengalami masalah salah satu emosi diatas  atau mengetahui salah satu anggota keluarga anda,rekan, memiliki masalah tersebut segeralah mencari pertolongan.Mencari informasi,membaca tulisan tulisan yang berhubungan dengan depresi, menemui pihak lain yang mempunyai kemampuan pada masalah tersebut.

Tulisan di atas hanyalah berupa penjelasan sederhana dari kondisi depresi. Masih sangat banyak dan luas hal yang dapat anda simak mengenai depresi pada sumber sumber lain.Jangan biarkan depresi merusak hidup anda atau hidup  orang yang dekat dengan anda.

Ihsan

Makna ihsan ialah “Hendaknya kamu mengabdi pada tuhan seakan-akan engkau melihat-Nya.Danjika tidak melihat-Nya setidaknya engkau merasa dilihat-Nya”.

Ibadah tidak dilihat sekedar bentuk wadagnya saja tapi mengeti bahwa ibadah memliki ruh,memiliki dimensi keluasaan makna yang mengantarnya pada Tuhan.

Pemahaman Ihsan seperti itu,persis digambarkan oleh Rumi dengan pemain rebana.

” Suatu ketika kau memainkan rebana dan kau tahu bahwa aku berada di balik dinding.Karena kau yakin aku terus mendengarkannya maka kau tidak akan berhenti,sebab kau  ingin selalu me-nunjukkan kemampuanmu bermain rebana. maka tujuan dari shalat bukanlah berdiri dan menunduk lalu bersujud sepanjang hari.Tujuannya adalah agar engkau memiliki kelanggengan situasi batin yang senantiasa muncul dalam shalat.Baik waktu tidur ataupun terjaga ,dikala menulis ataupun  membaca,dan dalam setiap keadaan hendaknya kau tidak pernah lepas dari berdzikir pada Tuhan”.

 

Dikutip dari buku Jalaluddin Rumi

Fihi ma Fihi -Kearifan Cinta

 

 

 

Komunikasi Bisu

Kemajuan teknologi saat ini sangat luar biasa. Dalam waktu singkat perubahan muncul silih berganti.  Telepon genggam yang dulu  dimiliki oleh segelintir orang,sekarang menjadi lumrah  dipergunakan untuk mempermudah komunikasi oleh siapa saja.Khusus untuk telepon genggam semakin banyak ragam model  yang ada dipasaran  .Harga bervariasi dari yang termurah sampai  berharga jutaan rupiah. Fitur yang  disuguhkan setiap  model itu pun bermacam macam .Tinggal pilih. Anda dapat dengan mudah berselancar di dunia maya, berkomunikasi dengan bertatap muka, menikmati musik manapun yang anda suka dan lainnya  selain ber bicara  dimanapun anda butuhkan dan membuat pesan singkat.

Kemajuan ini pada satu sisi memberikan manfaat yang tidak sedikit. Tapi ada juga dampak negatif yang dihasilkan oleh sebab pemakain  .  Berkurangnya konsentrasi berkendaraan, sebagian ahli menyerukan  agar tidak mempergunakan telepon genggam  dalam waktu lama dan terlalu menempel pada telinga/kepala,karena akan mempengaruhi otak, dan lain lain.

Pada sisi kehidupan sosial, gejala itu sudah mulai terlihat. Dikeramaian  sering kita lihat begitu banyak orang yang dengan tekun melihat  pada layar  telepon genggam mereka. Duduk bersisian, berhadapan tanpa suara. Ruang yang ramai manusia tapi terasa lengang.

Dalam kehidupan keluarga hal ini juga terasa. Coba simak beberapa  kasus dibawah ini.

“Saya sedang menginap di rumah anak saya. Kebetulan ke dua cucu saya sedang libur sekolah.Kami berencana pergi ke Bogor untuk rekreasi. Diperjalanan yang saya lihat adalah anak dan menantu saya asyik dengan telepon genggam mereka. Pembicaraan hanya sebuah obrolan singkat,karena mereka kembali sibuk dengan kegiatan mereka. Ke dua cucu saya lebih banyak diam sambil memandang ke luar jendela,atau sekalisekali saling menggoda.Sudah terbiasakah mereka? Saya tidak tahu apa yang sedang dilakukan oleh mereka,tapi saya merasa sudah terjadi kondisi  terbalik.Yang dekat menjadi jauh sementara yang jauh menjadi dekat.”

“Hari ini saya begitu rindu kepada suami saya. Sepertinya sudah lama sekali kami tidak berbincang -bincang dengan tenang dan santai.Saya menyiapkan dalam pikiran saya beberapa topik pembicaraan yang menyenangkan. Setelah makan makan malam, kami duduk diruaang keluarga. Apa yang terjadi? Semua yang saya  harapkan buyar. Dia segera merraih telepon genggamnya dan terlihat begitu asyik. Sekali-sekali kepalanya terangkat membalas panggilan saya,untuk kembali menunduk dan menjawab pertanyaan saya dengan singkat.Semua keinginan yang ada dihati saya menguap begitu saja”.

Ini hanyalah sedikit contoh kecil yang terjadi dilingkungan kita.Anda mungkin bisa mulai mengamati sendiri hal-hal yang terjadi disekitar anda.Tekhnologi hendaknya dimanfaatkan dengan benar dan pada tempatnya.Kita tidak semestinya dikuasai oleh tekhnologi.Komunikasi bisu , itulah yang terjadi tanpa kita sadari. Dan hendaknya tidak terjadi pada anda.

Kabut Turun Seusai Hujan

Kabut turun seusai hujan,

Mengambang di punggung bukit,

Turun menyelusuri pinus yang tegak berjajar,

Melayang dihamparan hijau sisi lembah,

Menepi pada  pagar putih halaman ,

Mengecup sejenak  kelopak mawar  merah putih,

Setelah itu mencair  menuju embun,

Kabut turun seusai hujan,

Mengendap di dada.

Love…** Luv…. Lu…

Saya ingat …bertahun yang lalu, hati saya berdebar dan muka saya terasa panas ketika membaca tulisan I love You ,yang dicoretkan  kekasih saya diakhir suratnya. Saat ini mungkin kisah ini menjadi bahan canda disaat bernostalgia  masa lalu. Tapi saat ini juga  menjadi bahan renungan saya  tentang makna kata kata tersebut pada beberapa waktu belakangan ini.

Love, kata kata itu dulu biasanya dipakai,disampaikan pada waktu-waktu tertentu dan orang yang terpilih. Makna kata itu tersa sangat dalam ,dan kalau saya rasa cukup sakral. Contohnya pernyataan cinta kepada ibu saat ulang tahun nya, cinta kepada anak saat  dia berbahagia ataupun sebagai dukungan pada saat dia bersedih. Kepada pasangan hidup, teman baik,adik ,kakak, kekasih.

Saat ini (mohon dibaca dari sudut/pendapat saya, bukan secara umum), tulisan  itu muncul dalam bentuk yang bervariasi. Seperti  luv, l u  ,love u .Kata kata tersebut juga bisa dituliskan dibawah /menyertai pesan  yang biasa saja, dan kepada siapa saja. Maknanya mungkin menjadi lebih luas.Perhatikan sms, pesan fb,atau pun lainnya.

Ketika saya bertanya pada seseorang yang menulis kata lu ,di bawah pesannya ,apa alasannya menuliskan itu, dia menjawab  “Tidak ada maksud apa-apa.Biasa saja”, saya pun tertegun.

Mungkin makna tulisan itu menjadi sangat tergantung kepada yang menulis dan yang menerima. Dua-duanya biasa saja, dua-dua nya berdebar, atau yang menerima saja yang berdebar, atau.. .Ya kan ?

Ini menurut saya .Menurut kamu…?

ANDROPAUSE

Menopause , istilah ini sepertinya tidak asing lagi untuk  kita. Kondisi  yang ditemui pada wanita diusia senja, meskipun kini banyak juga ditemui pada usia muda.Menopause dini, begitulah istilahnya.  Menapouse dini bisa saja terjadi pada pemakaian  obat-obatan tertentu,seperti  obat pelangsing badan yang dipakai tidak menurut aturan dokter,atau memakai beberapa obat sekaligus. Akibatnyaterjadi kerusakan pada sel telur yang menyebabkan tidak  lagi memproduksi hormon estrogen.

Tapi pernah kah anda mengetahui bahwa pada pria pun sebenarnya terjadi proses  seperti ini.Usia tua mempengaruhi kondisi seksual manusia. Bila pada wanita yang turun adalah kadar hormon estrogen, maka pada pria yang turun adalah kadar hormon testosteron.

Hanya pada wanita masa peralihan menuju menopause terlihat jelas,seperti berhentinya menstruasi. pada pria tidak lah terlalu nyata. Biasanya  gejala yang muncul sering dihubungkan dengan kondisi lain.

Testosteron  adalah hormon steroid yang merupakan hormon seks utama. Diproduksi oleh testis dan kelenjar adrenal.  Hormon ini sangat penting untuk perilaku seksual normal dan ereksi.  Selain itu Hormon ini mempengaruhi aktivitas metabolisme, fungsi imun,osteoporosis, dan lain lain. Umumnya penurunan hormon terjadi pada usia 40  an tahun, tapi ada juga yang mulai pada usia lebih lanjut.Selain faktor alami, penurunan ini juga dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, merokok, alkohol, kurang berolah raga,kegemukan ,sters,depresi. (dr.BOYKE NUGRAHA,seksolog)

Tanda -tanda datangnya andropause muncul bertahap. Perubahan sikap,kelelahan, energi susut,gairah seks berkurang dan menurunnya kelincahan fisik(situs andropause,com) .Seiring dengan itu, terjadi kondisi rentan pada penyakit, massa dan kekuatan otot berkurang, resiko penyakit  jantung dan pembuluh darah meningkat.

Menurut psikolog Zainudddin Sri Kuncoro, pria pada fase andropouse memang mengalami penurunan rasa rasa kenyamanan,seperti lelah, depresi, bingung dan berkeringat malam hari.  Sering merasa sedih,pemarah,emosi tak terkontrol,daya ingat menurun,dan gangguan tidur.Terjadi juga gangguan hasrat seksual, kesuburan berkurang, komposisi tubuh berubah terutama meningkat nya lemak perut dan rambut berkurang.Keresahan  yang luar bisa cenderung berujung pada aspek fisik  karena pria  bersifat logis.

Terapi yang biasa diberikan adalah suntik hormon testosteron  atau HRT (hormone replacement therapies) .Tapi efeknya tubuh menjadi malas memproduksi sendiri testosteron.Jadi  para pria perlu menjaga gaya hidup,olah raga dan menghindari stres dan depresi(dr.BOYKE NUGRAHA,seksolog).

Mengenal andropause bermanfaat untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental menghadapi usia senja. Menghindari andropause dini yang disebabkan oleh perilaku  gaya hidup yang tidak tepat.  Hidup sehat dan berbahagia  di hari tua.